Pidato Pelepasan



Cinta, maafkanlah aku.
Sungguh, dari apa yang aku inginkan saat ini, hanya dirimu.
Dari apa yang ingin ku lihat saat ini adalah wajahmu.
Diantara kata yang terucap dari bibirku adalah namamu.

Sayang, aku bukan kesayanganmu.
Yang nampak tidak selalu seperti yang tidak nampak, kau bukan cenayang.
Terkadang seseorang terlihat tidak peduli dan serius, tapi diam-diam ia memperhatikan dan berencana.
Maka, berhentilah mencoba menjadi cenayang.

Kasih, fahamilah kisah ini.
Kita berada dalam rasa yang sama, namun kita berada dalam logika yang berbeda, membawa kita pada abu-abu.
Aku tidak pernah mengerti dirimu, semua yang aku lakukan tidak pernah sejalan dengan inginmu.

Maka, untuk kali kedua, izinkanlah aku melangkah mundur lalu pergi menjauh.
Silahkan kau membenciku, mengutukku menjadi batu.
Kau berhak dapatkan warna lain, selain abu-abu.
Aku adalah sepatu. Sepatu yang mungkin kau sukai namun tidak cocok di kakimu.

Komentar

Postingan Populer