Dialogku dengan-Mu

Apa rencana-Mu?
Ini semua menenggelamkanku pada ketiadaan.
Hari demi hari semakin berat ku rasa.
Aku mulai tersesat, melayang-layang tanpa arah seperti daun yang terlepas dari rantingnya dan tertiup angin.

Semakin jauh aku terjatuh.
Ragaku utuh, tapi jiwaku hilang entah kemana.
Hidup yang ku jalani sepi tanpa tempat berbagi.
Semuanya pergi menjauh meninggalkanku sendirian. 

Tuhan, aku mohon, keluarkan aku dari sini.
disini gelap, sunyi, sesak.
tidak ada yang mau menolongku selain diri-Mu.
Karena pada akhirnya terasa hampa hidup ini tanpa-Mu.

Komentar

Postingan Populer