Soal Nikah

Nikah..

Nikah adalah sebuah kata yang banyak di perbincangkan oleh banyak orang, terutama para kaum wanita.
Pernikahan adalah sebuah hubungan suci yang mempersatukan dua insan yang saling mencintai (Anjirrr geuleuh gini lah :( ).
Pernikahan adalah sesuatu yang sakral, duakral, tilukral masiaa :( . Pernikahan dilakukan untuk tujuan ibadah dan untuk mempunyai keturunan yang baik.
Tapi, seiring dengan beputarnya waktu, perkembangan jaman, si dia yang belum putus juga sama pacarnya, dan sampai ibu-ibu naik motor matic sen ke kanan belok ke kiri, sekarang pernikahan bukan karena tujuan ibadah dan mempunyai keturunan yang baik lagi, melainkan karena ingin mengikuti "tren" dan atau karena "tekanan" lingkungan.

Saat ini banyak wanita yang mengajak lelakinya untuk menikah, dan saat gue tanya alasannya kenapa mereka ngebet nikah, jawabannya pun beragam.
Mulai dari yang menjawab: "gue juga pengin kaya orang lain. Nikah, terus tinggal berdua sama orang yang di sayangin.", ada juga yang menjawab: "kayanya seru aja gitu kalo nikah tuh!", ada pula yang menjawab: "gue malu, temen-temen gue udah pada nikah. Tetangga gue juga nanya terus kapan gue nikah!".

Itu adalah beberapa jawaban dari pertanyaan yang gue kasih ke beberapa wanita. Mari kita ulas satu-persatu mengenai jawaban di atas.

Mulai dari yang pertama yang menjawab: "gue juga pengin kaya orang lain. Nikah, terus tinggal berdua sama orang yang di sayangin.".
Oke, dari jawaban "gue juga pengin kaya orang lain" udah keliatan kalo cewe tipe ini pengin nikah karena ingin ngikutin "tren" nikah. "tinggal berdua sama orang yang di sayangin", lo pikir hidup berduaan untuk waktu yang lama bakal 'adem ayem' terus? Banyak dari mereka yang udah menikah terus selingkuh! Karena apa? Yap, kebanyakan orang yang selingkuh karena bosen. Karena dalam suatu hubungan yg berjalan untuk waktu yang lama, untuk bertahan sama satu pilihan itu memang sulit. Sulit banget! Jadi kalau pengin nikah dengan alasan "pengen kaya orang lain" mending pikir-pikir lagi deh. Karena modal nikah itu bukan hanya uang dan kemapanan aja, tapi lo juga harus bisa bertahan dengan satu pilihan saat kebosanan menghampiri lo nantinya. Anjayyyyy *kaya yang iya* :'D

Lanjut ke jawaban yang kedua, yaitu: "kayanya seru aja gitu kalo nikah tuh!".
Kayanya seru aja gitu kalo nikah tuh! Lo pikir nikah itu ajang uji adrenalin? Jadi abis ijab-kabul lo bakal teriak-teriak kaya lagi naik halilintar? Gitu? :(. Yang kaya gini sih di jamin nggak bakal bertahan lama.

Lanjut lagi ke jawaban yang ketiga, yaitu: "gue malu, temen-temen gue udah pada nikah. Tetangga gue juga nanya terus kapan gue nikah!".
Malu?! Kenapa harus malu belum nikah? Malu itu kalo lo belum nikah tapi udah punya budak :( . Biarkan mereka yang sudah menikah. Mungkin mereka sudah menikah karena mereka sudah lebih siap. Terus "tetangga gue juga nanya terus kapan gue nikah", klo tetangga lo nanya terus kapan lo nikah, tinggal lo jawab aja: "ibu aja sanah nikah lagi atuh sama tukang odading! :(". Jangan sampe lo terpaksa buru-buru menikah karena alasan tadi, karena akan dipastikan kebahagiaan lo nggak akan bertahan lama.

Salah satu sahabat gue yang bijak, yang namanya tidak ingin di sebutkan berkata:
"Terburu-buru menikah itu seperti memetik buah mangga yang belum matang. Terburu-buru di petik, terburu-buru pula dibuang karena masih asam."

Jadi kesimpulannya, kalo emang kalian para cewe pengin nikah, jangan hanya terus menuntut pasanganmu untuk menikahi anda tanpa adanya upaya perbaikan dari diri kalian. Karena kadang kala ada lelaki yang menunda menikah karena masih belum yakin dengan pasangannya sendiri (berdasarkan curhatan seorang teman).
Dan jika memang kalian para cewe pengin menikah dengan orang yang kalian sayangi, di harapkan untuk bersabar aisiaaaaaaa, biaya nikah mahal jaman ayeuna teh. Sing ngarti :( . #enyakalem :(

Udah weh segitu dulu. Nuhun tos maca.

Komentar

Postingan Populer